Kenapa Perlu Penghasilan Tambahan?

Nama saya Dinda Brigita.
Dulu saya tidak pernah berfikir bahwa hal ini akan terjadi…

Awalnya kami sekeluarga berbahagia dan merasa semua yang kami miliki cukup. Ayah saya bekerja sebagai wiraswasta dan mama saya seorang Ibu Rumah Tangga. Penghasilan Ayah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dan kebutuhan sekolah saya dan kaka sy. Semua berjalan begitu sempurna pada waktu itu..

Sampai pada suatu ketika Ayah mengalami kecelakan yang membuat beliau tidak bisa bekerja untuk sementara waktu. Dari situ mulai berasa, Uang SPP sekolah mulai menunggak, mama saya mulai berhutang ke warung untuk memenuhi kebutuhan kami. 
Ternyata itu adalah peringatan dari Tuhan, namun kami belum sadar juga.

Waktu berlalu ayah pun mulai bekerja dan keadaan kembali normal. Saya dan kakak kembali bersekolah, mama saya kembali beraktifitas seperti biasa. Kami begitu menikmati suasana keluarga yang hangat. Sholat berjamaah, makan bersama, bercanda bersama, membincangkan keseharian bersama di ruang depan rumah. Sepertinya semua sudah cukup dan tidak ada lagi yang perlu kami khawatirkan pada saat itu..

Dan.. saat yang tak terduga pun datang menjelang kelulusan sekolah saya. Ternyata ayah saya jatuh sakit, dokter mendiaknosa bahwa Ayah terkena Diabetes dan komplikasi. Betapa terkejutnya kami sekeluarga. Namun di saat keadaan sakit, beliau tetap memaksakan diri untuk bekerja. Bagi beliau yang terpenting adalah istri dan anak nya bahagia. Tidak perduli walaupun dia harus menahan rasa sakit.


Di keadaan seperti itu, tidak mungkin lagi sy meminta melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Saya harus mengambil alih tanggung jawab Ayah. Saya tidak akan biarkan Ayah sy memaksakan diri untuk bekerja dalam kondisi sakit yang semakin parah tiap harinya. Di samping itu, sejujurnya saya malu dengan teman teman sy lain nya. Mereka bisa berkuliah, sedangkan saya terpaksa mengubur dalam dalam keinginan itu. Akhirnya, saya memutuskan untuk bekerja sebelum ijazah saya keluar. Pesta kelulusan sudah tidak penting lagi. Bertemu dengan teman pun saya merasa rendah diri.

Tanpa terduga, atasan tempat saya bekerja tiba tiba menempatkan saya ke kota yang sangat jauh. 200 km jarak nya dari rumah, sekitar 5 - 6 jam perjalanan. sedangkan saya tidak pernah sekalipun naik bis sendirian. saya tidak pernah keluar rumah sendirian. Ah.. ya sudah lah, saya butuh uang. Lagi pula ini kesempatan sy untuk lari dari perasaan malu melihat teman teman saya yg berkuliah. Nekad saja, dengan modal bismillah dan uang 300rb akhirnya saya berangkat ke kota tersebut.

Dan singkat cerita saya akhirnya bisa menggantikan posisi ayah saya sebagai tulang punggug keluarga, walaupun harus mengubur dalam dalam keinginan saya melanjutkan pendidikan. Ayah saya meninggal Dunia di usia sekitar 50 tahun. Bahkan saya tidak sempat melihat wajah ayah untuk yang terakhir kali sebelum di makamkan.




Karena pengalaman itulah..
Saya ingin mengajak Bapak, Ibu, kakak atau teman teman semua untuk bersiap diri mulai dari sekarang. Mempersiapkan kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Tidak mau kan, anak kita nanti mengalami apa yang harus saya alami dulu?
Tidak mau kan kita jadi jadi penutup cita cita anak kita kelak?

Mumpung masih usia produktif, kita harus mencari penghasilan tambahan di luar pekerjaan yang sekarang. Saya menyebutnya, Bisnis jaga jaga. Bisnis yang bisa di kerjakan tanpa membatasi tempat dan jam kerja kita. Bisnis yang bisa kita kerjakan dari mana saja. Ibu rumah tangga sambil jaga anak bisa melakukan nya, bapak yang sedang bekerja pun bisa mengerjakan di luar jam kerja, anak kuliahan yang sedang menempuh pendidikan juga bisa leluasa ikut. Dan yang terpenting bisnis ini bisa di wariskan.


Bisnis Apa itu?
Oriflame.


Kenapa Oriflame?
karena Oriflame, adalah Bisnis tanpa modal. bisa dikerjakan dimana saja dan oleh siapa saja yang sudah berKTP.  Perusahaan International dari Swedia yang sudah berumur lebih dari 50th. Produk nya berstandart Eropa, Bersertifikat MUI. Dan yang terpenting bisnis nya bisa di wariskan.
Keterngan lain bisa klik  >> Oriflame

Apakah Bisnis Oriflame hanya untuk Perempuan?
Bisnis Oriflame bisa dikerjakan oleh Laki Laki atau Perempuan.
Bagi Laki laki, ini adalah kesempatan bisnis yang sangat bagus, karena belum banyak laki laki yg bergabung.
Bagi Perempuan yang belum berkeluarga, ini saat yang tepat untuk memulai. Karena saat nanti sudah bekerluarga, kamu bisa maksimal mengurus anak atau keluarga tanpa harus bekerja di luar rumah.
Bagi Perempuan yang sudah bekerluarga, belum terlambat untuk memulai sekarang. Karena kamu bisa mempersiapkan biaya pendidikan anak mulai dari sekarang. Kamu bisa produktif, berpenghasilan sambil memperhatikan tumbuh kembang anak.


Believe me, you must try this opportunity!
Sudah saat nya Laki laki memperoleh penghasilan tambahan,
Sudah saat nya Perempuan harus produktif walaupun hanya dari rumah saja.
whatsapp me now klik here >> Oriflame




















Tidak ada komentar:

Posting Komentar